Fenomena Status Sosial

Status sosial? apa yang ada di benak anda saat mendengar kata itu? banyak pengertian tentang status sosial dan tentu banyak juga fenomena yang ada didalamnya.
dalam benak saya status sosial adalah salah satu jenjang ekonomi antara satu masyarakat dengan yang lain, jenjang pendidikan, pekerjaan.dll

Tapi pada masyarakat pada umumnya  faktor pekerjaan dan ekonomi yang pertama dipandang paling utama dalam satu status sosial.
Kenapa faktor pekerjaan dan ekonomi dijadikan sebagai satu yang sangat mendasar dalam hal ini, karena menurut hemat saya ini merupakan salah satu kewajiban dalam kita menjalani kehidupan ini, dengan kita memiliki satu pekerjaan yang terjamin otomatis kita akan mendapatkan ekonomi yang mapan pula.
Tetapi yang saya sesalkan tentang pandangan sempit masyarakat sekarang ini memandang faktor "pekerjaan" dengan satu sisi. masyarakat lebih suka memandang orang yang bekerja dikantoran, dengan pakain rapi, tampilan perlente sebagai "sosok" yang memiliki status sosial yang tinggi, mereka mengesampingkan para "wirausahawan atau pekerja swasta".
Coba anda amati disekitar anda, saya akan memberikan contoh dengan gambaran saya sendiri, Misalkan Si A bekerja di salah satu koperasi dan si B baru merintis usaha kecilnya,  bagaimana pendapat masyarakat tentang Si A dan Si B? bagaimana kalau mereka mau melamar anak orang? pasti si orang tua wanita akan memilih Si A sebagai pilihan utama, mungkin cara berfikirnya seperti ini "Si A itu sudah bekerja dengan penghasilan pasti (walaupun penghasilannya juga "tidak besar", tapi lama-lama juga pasti akan meningkat), tapi kalau Si B dia "hanya" seorang wiraswastawan dengan penghasilan tidak pasti, apa mungkin dia bisa menghidupi anakku" (padahal menurut saya dengan kita berwirausaha kita bisa mengembangkan diri kita sendiri, besar dan kecilnya penghasilan akan kita dapat dari kita sendiri (walaupun pada dasarnya masalah rezeki memang sudah ada takarannya dari yang Kuasa, kita sebagai mahlukNya hanya bisa selalu berusaha dan berdo'a).
Dari contoh saya diatas saya bisa menarik kesimpulan,  bahwa masyarakat pada umumnya masih telalu dangkal menafsirkan tentang status sosial.

1 komentar:

  1. yang boneng gan :ngakak
    pasangono smile kaskus

    BalasHapus

goresan anda begitu berharga buat saya

IBN