Seminar Cara Gila Jadi Pengusaha di Banyuwangi

Iklan yang pertama saya baca ketika saya sedang memegang harian jawapos tepatnya di radar bayuwangi, wah menarik ini pasti bisa dijadikan sebuah pengetahuan baru kepada saya bersama rekan-rekan.
setelah itu saya kabarilah teman-teman terdekat untuk mengikuti ini, gayung bersambut akhirnya ada seorang rekan yang tertarik mengikuti ini.
Akhirnya saya searching di google dengan keyword "cara gila jadi pengusaha" loh kok yang muncul nama Purdi E. Chandra, bukannya royke sahetapi, usut punya usut ternyata royke ini murid dari Eenterpreneur University (kepunyaan pak Purdi).
buat pengetahuan awal saya download video seminar bapak Purdi, bagus sekali isi seminarnya, ada gambaran-gambaran dari kesuksesan beliau, dan untuk lebih detailnya serta pelajaran yang lebih jelasnya bisa mengikuti kelas Enterpreneur University.
Tibalah hari H, ternyata lumayan banyak peserta yang hadir, diawali dengan gurauan-gurauan membuat rileks suasana, dan sedikit cerita-cerita dari pak royke, tetapi yang saya dan rekan-rekan saya sesalkan adalah tidak adanya pembahasan sebuah materi yang seperti saya lihat divideonya empunya EU ini (Purdi E Chandra) disana "HANYA" mengarahkan kita untuk ikut kelas di EU, dan yang lebih parahnya lagi, ada booking class di seminar tersebut, saya dan rekan-rekan termasuk orang dalam seminar yang tidak booking class.
Dan yang lebih parahnya lagi, Nah lo, ada salah seorang peserta seminar yang tidak ikut kelas tanya begini, pak kalo tidak booking class kita tidak bisa mengikuti pelajaran lanjutan?(yang katanya akan membahas seluk beluk kartu kredit), oh ia yang tidak mengikuti class tidak boleh mengikuti class, akhirnya tanpa banyak basa-basi kami meninggalkan seminar tersebut diikuti oleh rekan-rekan seminar yang lain yang tidak booking class.
Jelas ini bukan yang seperti bapak Purdi ajarkan (karena dalam video yang saya tonton tidak ada rules seperti ini), amat sangat kami (saya dan kedua teman saya Red), sayangkan dan yang tidak saya duga-duga tentunya,  dan jika bapak Purdi (owner EU) mengetahuinya maka beliau saya yakin akan kecewa.
Dengan hal ini tentunya saya bisa mengambil hal positif, tidak saya ambil hal negatifnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

goresan anda begitu berharga buat saya

IBN